Flocycle Project: Mengubah Sampah Botol Plastik Menjadi Simbol Kesadaran Ekologis Peserta Didik

Authors

DOI:

https://doi.org/10.54125/elbanar.v8i2.1015

Keywords:

Flocycle, Pendidikan Lingkungan, Sampah Plastik, Buku The Limits To Growth, Berkelanjutan

Abstract

Krisis lingkungan global akibat eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan menuntut pembelajaran yang mampu menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Flocycle Project (bunga acrylic dari botol plastik bekas) sebagai model pembelajaran lingkungan berbasis proyek yang mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dan berpikir sistemik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan perencanaan, perancangan, pelaksanaan, serta refleksi dan evaluasi. Data diperoleh melalui lembar kerja peserta didik dan dokumentasi proses kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa proyek daur ulang botol plastik menjadi bunga akrilik mampu meningkatkan kesadaran ekologis, kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan refleksi nilai peserta didik. Peserta memahami keterkaitan antara bahan, proses produksi, dan dampak ekologis sebagaimana prinsip berpikir sistemik yang dikemukakan Meadows dalam The Limits to Growth. Kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi sarana efektif dalam pendidikan untuk keberlanjutan.

Author Biographies

  • Audree Azzahra, Indonesia University of Education

    Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial 2022

  • Dina Siti Logayah, Indonesia University of Education

    Dosen Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Flocycle Project: Mengubah Sampah Botol Plastik Menjadi Simbol Kesadaran Ekologis Peserta Didik. (2025). El Banar : Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 8(2), 81-90. https://doi.org/10.54125/elbanar.v8i2.1015